Posts

Showing posts with the label PPIC

Plan Production : Made & Monitoring

Image
Minggu kemaren pembahasan kontrol stock adalah di wilayah stock bahan, karena yang di jaga terus menerus oleh PPIC pertama adalah produksi tetep running dengan mempersiapkan bahannya. Hal ini merupakan tanggung jawab yang berkesinambungan dari PPIC, karena setelah memberikan plan produksi. Semua Dept. berusaha patuh menjaga Plan Produksi, termasuk PPIC yang menghitung kebutuhan bahan dan merencanakan kapan harus didatangkan. Monggo kita ikutin proses merencanakan proses produksi serta monitoring hariannya. Di artikel sebelumnya pernah saya tuliskan bahwa ideanya setiap minggu PPIC harus membuat rencana produksi mingguan. Karena periode Minggu ini adalah waktu yang pas dan banyak digunakan orang/perusahaan untuk mengevaluasi kinerja dan merencanakan aktivitas berikutnya. Nah rencana produksi mingguan dibuat berdasarkan dari:   MPS bulanan yang sudah direncanakan sebelumnya,  update permintaan marketing/ distributor/ sales / SCM dan  ketersediaan bahan : ...

Saatnya menghitung kebutuhan Bahan.... Ini Job siapa?

Image
Yap tidak lain tidak bukan Dept PPIC (Production Planning & Inventory Control), ada yang IC aja. Jika perusahaan tidak mendirikan dept ini, Job desc nya bisa masuk ke mana saja. Ada yang gabung dengan Purchasing, Finance, Logistic, Production. Karena memang flexible tergantung kebutuhan Perusahaan, kalau masih UKM anda gabung-gabung saja, atau anda pegang sendiri. Menghitung kebutuhan bahan berhubungan erat dengan rencana produksi dan kapasitas gudang, sedangkan rencana produksi berhubungan dengan rencana penjualan yang dipengaruhi kapasitas gudang dan kapasitas mesin.  Kita mulai perencanaan dari yang paling jauh ya, rencana Pengembangan Perusahaan, misal 5 tahun kedepan akan memproduksi 5 juta karton dengan omzet 500 Milyar. Sehingga rencana produksi setahun adalah 1 juta karton, sebulan kurang lebih 100 ribu karton, tinggal kita breakdown produknya apa aja. 

Ada banyak macamnya, apa itu Bahan dan Material

Image
Setelah Bill of Material , kita belajar apa macam material, sebagian perusahaan menyebutnya Bahan. Ada banyak macam bahan yang dibutuhkan perusahaan untuk membuat produknya, mereka menggabungkan berbagai macam bahan dengan proses tertenu untuk menjadi suatu produk yang dibutuhkan dan akan di jual ke masyarakat. Berbagai macam bahan di kelompokkan dan di kategorikan, hal ini ditujukan untuk mempermudah penghitungan kebutuhan, penyimpanan di gudang, pembelian dan saat proses produksi. Sedikit saya berikan beberapa contoh macam kategori bahan : 1. Bahan Baku : adalah bahan pembuat produk inti. Misal Syrup Marjan maka syrupnya, Semen Tiga Roda maka semennya, Belvita maka biskuitnya, TV LG maka tvnya. 

Saya Kenalkan anda dengan BOM

Image
You know what, BOM is ejaan english. So I must introduce with english, BOM (baca: Be O eM) kepanjangan dari Bill Of Material, jumlah material, jumlah macam material, jumlah macam bahan dalam satu barang or product.  Jadi kalau ada benda apapun di depan mu, pasti terdiri dari bemacam-macam part.  Di depan saya saat ini ada botol Pocari Sweat, BOM nya apa aja. Botol plastik pastinya, label merk dan tutup botol. Adalagi di depan saya is Sajadah, BOM nya 4 macam benang, alas, label merk. Adalagi HP, wah kalau ini mah buanyak part nya, silahkan gooling aja yak he he. Part tersebut ada jumlahnya, misal kalau kursi ada 4 kaki penyangga. Jangan lupa, di Pocari tadi ada BOM bahan minumannya, pasti ada di label merk ‘ingredients’. Kalau makanan dan minuman selain BOM kemasan, ada BOM isinya. Misal wafer, isinya ya bahan pembuat wafer, coklat, tepung, pengawet, pewarna, dll. Di Ingredients tidak dituliskan jumlahnya, rahasia perusahaan. Jumlahnya anda tahu pun, belum tentu ...