Posts

Showing posts with the label Inventory

5 Strategi untuk meningkatkan Efisiensi Inventory Management anda

Image
Strategi ini untuk anda yang saat ini sedang menjalankan jualan online retail, dan memahami kompleksitas mengelola persediaan, baik persediaan bahan maupun persediaan barang jadi. Anda musti mengetahui jumlah yang yang picisan tersebut, memastikan harga produksi dan jual tetep benar untuk tiap picisan, dan dimana barang tersebut berada, bisa di workshop anda, bisa di toko, bisa di karyawan, reseller, distributor, di suplier atau masih di jalan.  Dengan data yang akurat dan realtime, akan membantu anda bertindak cepat. Sehingga di situasi yang cepat berubah ini, persediaan yang shortage atau yang melimpah bisa anda hindari, karena keduanya hal yang sangat tidak kita inginkan. Berikut 5 strategi yang bisa anda gunakan untuk melakukan improvement.

Just In Time - vs Purchasing

Image
Sekira tahun 2006 an : “Barangmu iki just in time yo?” Kepala bagian Purchasing menanyai saya dengan nada menyeledik. “Enggak kok” jawabku, padahal ordernya dikit2 he he, bisa hemat biaya dan space. By the way apa sih itu Just In Time? Adalah penerapan sistem inventory yang quantitynya amat sangat rendah hingga mendekati enol. Bisa dilakukan untuk stock bahan baku atau di finish good, khususnya untuk pabrik dengan model mass produkction (made to stock). Jadi stock bahan akan dibuat sesedikit mungkin, datang langsung dipakai, -butuh minta datang pake-, kelihatannya mudah, sebenarnya sulit sekali dilaksanakan. Tapi kalau berhasil, perusahaan anda akan sangat hemat sekali.

5 Problem di Perusahaan dan Logisticnya

Image
Mengelola Supply Chain Management ini sangat menyenangkan namun menyibukkan, karena kondisi aktivitas yang tidak selalu sama, sangat menantang. Sehingga dibutuhkan update pengetahuan dan informasi terbaru, agar kita dan perusahaan bisa melakukan development beberapa pekerjaan atau project. Jika di kelola dengan baik, perusahaan akan mampu untuk mereduce cost, improve waktu pengiriman, menjaga customer tetap loyal, meningkatkan produktivitas, dan mendapatkan peluang bisnis baru. Namun, ada problem yang umum dan pasti mempengaruhi kinerja Perusahaan. Berikut 5 kesalahan paling umum yang seringkali terjadi di sebagian besar Perusahaan dan saya khususkan di aktivitas Logistic untuk Anda pelajari dan apa yang Anda bisa lakukan untuk menghindarinya. 

Control Stock, Ngapain aja sih?

Image
Dua fungsi utama PPIC adalah seperti dari kepanjangannya ‘Production Planning and Inventory Control’, Merencanakan Produksi dan Mengatur Persediaan. Fungsi kontroling ini dilakukan terus menerus bersama bagian Produksi, R&D, Warehouse RM PM, dan Purchasing. Setiap pagi PPIC (IC) sudah siap dengan stock all bahan, data ini dikirim oleh Warehouse RM PM. Admin Warehouse RM PM bisa memberikan update tiap jam jika perusahaan sudah menggunakan Integrated System (SAP), atau per shift dengan mengirim excel via email atau harian. Actually Warehouse RM PM selalu update bahan bahan yang diminta dan dikirim ke Produksi, sehingga stock bisa diketahui real time. Data status bahan yang diterima oleh PPIC (IC) berisi nama bahan dan berapa jumlahnya per masing-masing lot, expired atau lainnya. Kemudian IC akan membandingkan dengan rencana produksi hari ini dan minggu ini. Jika terlihat ada kekurangan maka check kondisi ini :